Ingatkah
saat aku menulis pertanyaan, “love me or leave me boy? J” aku tak memberi
pertanyaan itu padamu, tapi masih ingatkah kamu menjawab “love you dong :D”
kamu tak pernah tau saat itu jantungku berdegup cepat tak seperti biasanya.
Apakah kau benar-benar mencintaiku? Atau kau hanya bercanda dengan kata itu?
Kamu
bertanya kepadaku, “you love who? Me? ({})” aku bingung untuk menjawab, aku
takut untuk jujur, tapi aku harus menjawab pertanyaan itu karena aku hanya
ingin jujur tentang perasaanku terhadapmu. “yes, i love you boy” kamu ingat
jawabanku itu kan? Tapi mengapa kamu menganggap perasaanku hanya candaan
bagimu. Lihat aku disini, hanya bisa meratapi apa yang kamu lakukan terhadapku.
Semenjak aku menjawab pertanyaanmu itu, kamu sedikit demi sedikit mulai menjauh
dariku, dan sekarang semakin jauh. Tak pernah ada kabar lagi darimu dikotak
masuk smsku, kita tak lagi bertemu. Taukah kamu bahwa disini aku diam-diam
merindukanmu, lebih dalam dari yang kamu tau. Iya, kamu tau persis bagaimana
perasaanku terhadapmu, tapi mengapa kamu selalu memberi teka-teki yang sangat
sulit untuk aku pecahkan? Aku disini mencari jawaban dari teka-teki itu,
sendirian. Aku tau bahwa kamu tak seperti yang aku harapkan, namun kamu selalu
hadir untuk menenangkan hari-hariku, apakah itu hanya perhatian sesaat?
Perhatian sebagai kakak, sahabat, atau hanya sebagai teman? Jika memang seperti
itu, selama ini aku yang salah mengartikan perhatianmu lebih, aku yang terlalu
berharap. Apakah kamu tak ingin sedikitpun tau bagaimana perasaan yang
sebenarnya aku rasa padamu? Sedikit saja...
Atau
mungkin kau tau? Tapi kau mencoba tak peduli terhadapku karena kau hanya
menganggapku teman dan tak lebih dari itu? Kamu tak ingin menyakitiku lebih
dalam? Tapi harusnya kamu tau bahwa dalam keadaan seperti ini aku tersakiti dan
sangat tersakiti, dan mencoba bangkit sendirian...
You say you love
me, but now you leave me boy. Leave me alone...