Pernahkah kau
merasa, jarak diantara kita? Aku tak mengerti apa yang sedang digariskan Tuhan
dalam jalan cerita yang telah Ia tulis disana. Yang pasti aku dan kamu sekarang
ini sedang dipisahkan dalam ruang, jarak dan waktu. Aku tak bisa melihatmu, begitupun
kamu. Aku tak bisa menyentuh jemari tanganmu, begitupun kamu. Aku tak bisa
memelukmu dalam dinginnya waktu yang aku lalui sendiri tanpamu, begitupun kamu.
Namun...dalam perpisahan ini, aku yakin kita hanya dipisahkan sebentar saja.
Sampai Tuhan sadar bahwa kita telah ditakdirkan untuk tetap bersama dalam
keadaan apapun, aku yakin. Aku masih menunggu waktu yang aku nanti-nanti datang
tiba-tiba menghampiriku. Kamu...apakah kamu merasakan sesuatu yang sama ketika
kita dipisahkan? Atau mungkin hanya aku yang bertahan sendiri disini untuk
mempersatukan kita seperti dulu lagi? Aku harap tidak demikian, aku tau persis
apa yang ada di dirimu, kamu menyayangiku. Namun aku juga tak mengerti, rasa
sayangmu kepadaku sebenarnya hanya sekedar sayang kepada teman atau lebih dari
itu. Dalam derasnya waktu yang terus mengalir, aku merindukan kamu berada
disampingku dengan memberikan aku celotehan-celotehan lucu yang bisa
menghiburku saat hatiku sedang sedih. Semua yang telah kita lalui tak mungkin
bisa aku lupakan secepat kilat menyambar. Disini, aku masih mengingat persis
kenangan tentang kita. Aku merindumu.....
No comments:
Post a Comment