Pages

Wednesday, 20 March 2013

Bayanganmu...


sejak pertama kali aku melihat senyuman yang kau torehkan kepadaku. Terasa duniaku berimajinasi layaknya novel teenlit yang pernah aku baca. Mulai saat itu aku merasakan suatu getaran yang berbeda saat melihat dirimu dihadapanku. Diam-diam dari kejauhan aku memperhatikan sikapmu yang kadang tak pernah kau sadari. Bahkan bayanganmu selalu menari-nari dipikiranku, hingga saat aku tidurpun yang berada dalam mimpi indahku adalah dirimu. Padahal aku tau kau sangat dingin kepadaku. Inikah yang dinamakan cinta? Secepat inikah aku merasakan cinta terhadapmu? Aku tak pernah bosan mencari tau semua tentang kamu. Ya, tak pernah bosan. Aku bermimpi suatu hari nanti dapat bersama denganmu, berada dalam langkah yang sama. Dalam doa yang selalu aku ucap, aku ingin mengubah duniaku dan duniamu menjadi dunia kita. Dapatkah doa dan mimpiku ini menjadi kenyataan? aku mencoba mendekatimu perlahan-lahan, walaupun aku tau aku akan dianggap sebagai wanita yang aneh karena tiba-tiba mendekatimu. Aku tak peduli apa kata mereka, aku hanya ingin berkenalan dan mencari tau tentang kamu lebih dalam lagi. Dan, pada akhirnya aku memberanikan diri menanyakan namamu. Adit, nama indah yang diberikan oleh 2 malaikat yang membuatmu ada didunia ini.
Kembali seperti saat pertama bertemu, senyumanmu membuat hatiku meleleh. Aku tak percaya, tiba-tiba saja kau datang menemui aku dan mengajakku pergi menonton dibioskop. aku tak dapat menolak tawaranmu, dengan sigap aku segera menerima tawaranmu itu. Ditempat itu kamu memberiku banyak perhatian, aku sangat senang kau memperlakukan itu terhadapku. Aku sangat merasa nyaman berada disampingmu, aku berharap kamu dan aku dapat untuk seperti ini. ditengah-tengah menonton film itu kamu diam-diam mencari waktu yang pas untuk memgang tanganku secara perlahan dan lama-kelamaan menjadi sangat erat. Andai kau dapat merasakan apa yang aku rasa, duniaku serasa ingin berhenti dan tak mau waktu berganti. Ini moment pertama kali aku berpegangan tangan dengan laki-laki. Sering kali kau menoleh melihatku yang berada disampingmu dan memberikan senyumanmu. Aku tak kuasa menahan gejolak hati yang saat itu ingin berteriak mengatakan bahwa ia sedang bahagia. Aku tak pernah menyangka aku dapat duduk disampingmu dan bahkan berpegangan tangan denganmu. Aku seperti sedang bermimpi, jika benar ini semua mimpi aku tak mau bangun dan membiarkan mimpi ini tetap berlanjut. Semakin lama aku mengenalmu semakin aku ingin mendapatkan hatimu. aku lebih memberikanmu perhatian saat aku dan kamu pergi berdua.
Apa kau tak dapat menyadari itu semua? Betapa aku sangat inginkan dan sangat memujamu????? Aku tak pernah bosan mengejar cintamu. Aku selalu bersikap baik, menolongmu saat butuh aku, selalu ada buat kamu. Tapi kamu tetap bersikap dingin kepadaku. Apa kamu tak akan pernah bisa melihat perasaanku kepadamu? Sesulit inikah kau mengerti hatiku?
Namun, kini aku telah lelah dengan semuanya. Kau tak jua mengerti tentang perasaanku terhadapmu. Lebih baik aku pergi meninggalkanmu dan memilih untuk mengubur semua perasaanku ini. aku berharap suatu saat nanti kau akan sadar betapa aku sangat mendambamu.

No comments:

Post a Comment