Pages

Thursday, 22 August 2013

*****

hari ini, aku merasakan rindu yang mungkin orang lain tak bisa merasakannya. aku merindukanmu, sayang. masih sama seperti kemaren, selalu merindukanmu. anehnya, hari ini kerinduanku memuncak. sakit, sangat sakit aku merasakan rindu yang tak jelas ini. dadaku sesak untuk menahan rindu ini. bahkan aku tak tau lagi cra untuk menhan setiap tetes air mataku. seharusnya aku sadar, kau tak akan lagi merindukanku disini. entah alasan apa yang membuat aku menjadi seperti ini. aku sangat memuja dan mendambamu. apa yang harus aku lakukan sekarang, saat rinduku semakin memberontak dan saat inipun aku tau kau sedang bersama kekasih barumu diluar sana. aku bodoh, membiarkan rindu ini terus-menerus menggerogoti hati dan jiwaku. aku terdiam saat aku mengingat semua kenangan yang kita ukir bersama, DULU. aku mengingat jelas kenangan manis dan pahit itu. aku sadar, aku tak pantas berada disampingmu lagi. aku masih ingat saat kau ingin pergi meninggalkan aku sendiri tanpa kau beri aku sedikit kesempatan untuk menjelaskan perasaanku yang terpendam selama ini. aku membiarkanmu pergi bersama yang lain. sedangkan aku tau perasaan ini akan menyakitiku sampai aku tak tau akan berakhir. aku hanya bisa terdiam dan menahan rasa ini sendirian. aku tau kau sudah tak peduli kepadaku lagi, aku tau kau tak mempedulikan keberadaanku lagi, aku tau kau tak butuhkan  adanya aku lagi. namun, disetiap doaku akan selalu terselip namamu, selalu.

No comments:

Post a Comment